oleh

DAK Pagar Sekolah SMK N 7 Pompa Air Tidak Pasang Papan Keterangan Proyek

Batanghari – Kegiatan proyek pagar sekolah SMK 7 pompa air batanghari kabarnya mempergunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) terpantau tidak memasang papan informasi kegiatan 14/03/2021.

Hal ini masih menjadi tanda tanya bagi publik,  apa nama kegiatan dan sumber dana kegiatan serta sipa pelaksana pembangunan pagar sekolah SMK 7 desa pompa air kabupaten batanghari tersebut.

banner 728x90

Informadi yang didapat oleh awak media di lokasi proyek, yang disampaikan oleh oknum mengaku kepala tukang, bahwa kegiatan tersebut mengunakan dana DAK.

“iya pak saya kepala tukang disini, kebetulan Kepsek SMK 7 dan mengawas dari sekolah tidak ada di tempat, udah pada pulang semua dan ini dana DAK” ungkapnya.

Mengacu kepada aturan di bawah ini sudah jelas dan transparan

Peraturan Presiden Nomor 141 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik, merupakan dana yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Penentuan besaran DAK berdasarkan usulan kebutuhan daerah yang selaras dengan prioritas nasional, untuk peningkatan dan pemerataan penyediaan infrastruktur pelayanan publik.

DAK memiliki tiga lingkup rencana bidang, yaitu DAK regular, DAK afirmasi, dan DAK penugasan.

Padahal anggaran untuk pembuatan papan informasi proyek telah dianggarkan pada setiap kegiatan proyek pemerintah di dalam RAB proyek.

Juga selain itu transfaran dalam pengunaan anggaran negara terhadao publik juga sudah diatur dalam undang undang keterbukaan transparansi informasi publik no 14 tahun 2008.

Saat ini tidak jelas sumber dana,  berapa amggaran dan siapa pelaksana kegitan proyek pagar sekolah SMK 7 desa pompa air di kabupaten batanghari tersebut. Didalam UU tindak pidana korupsi 1 rupiah pun dalam pengunaan unag Negara tanpa keyerang jelas termasuk korupsi. Pondasi pagar juga terpantau batu bata merah bukan dicor. (a/n korwil jambi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed