oleh

Kisruh Dugaan Tanah Warga di Serobot Pihak “Pukesmas” Simpang Parit

-Merangin-894 views

MERANGIN │Pukesmas Simpang Parit berdiri di tanah milik Pemda Kabupaten Merangin. Terletak di Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarab 30/10/2019.

Pukesmas sehari – harinya melayani Masyarakat Setempat itu, di Pimpin oleh Dr. Hj. Maya Sari selaku Kepala Puskesmas. Puskesmas terlihat biasa saja ini melayani Masyarakat ternyata menyimpan dugaan sengketa tanah dengan warga setempat.

Munawarah (48) warga pasar simpang parit menyampaikan kepada Awak Media di kediamannya, untuk membantunya mendapatkan hak atas tanah munawarah.

“Bapak tolong bantu saya, untuk mendapatkan hak saya kembali, tanah saya telah di ambil pihak Puskesmas, saya tidak tau lagi mau mengadu pada siapa, sudah puluhan tahun kami cuma di janji – janjikan saja” ujar Munawarah sambil terisak. Munawarah (48) juga menceritakan rentetan kejadian mengapa tanah miliknya bisa di rampas pihak Puskesmas.

“Ketika itu saya bersama suami saya Heri Gumanti (43) sedang menj alankan tugas ( PNS ) sekitar Tahun 90 an,  saya lupa tepatnya tapi saya ingat kala itu kepala Desa Simpang Parit dijabat Bapak Sehsamad, kami tidak berada di sini ketika itulah Puskesmas ini di bangun, tampa pemberitahuan kepada kami dan keluarga yang berada disini. pihak pemborong dan Puskesmas Memagar tanah saya yang berukuran lebar 2.5 M dan Panjang 75 M”. Sampainya.

Munawarah Juga menuturkan bahwasanya pihak Keluarga sudah beberapa kali melakukan mediasi antara pihak Puskesmas dan Desa namun sampai saat ini juga belum ada kabar berita.

“Tampa basabasi sekarang Puskesmas Kembali mendirikan Bangunan di atas tanah saya. saya sangat marah, saya akan robohkan pagar dan bangunan tersebut. jika pihak puskesmas tidak mengganti rugi tanah saya” ujar Munawarah dengan nada emosi.

Kapus Renah Pembarab (kiri) Dr. Hj. Maya Sari

Pihak puskesmas simpang parit, sewaktu di temui awak Media (23/10) pukul 13:11 Wib dirunagan kerjanya membenarkan bahwa Puskesmas Simpang Parit memang sedang bersangketa dengan Ibu Munawarah.

“Saya selaku pihak Puskesmas mengetahui dan sering di datangi Ibu Munawarah, namun saya tidak bisa berbuat banyak karna masalah ini jauh sebelum saya menjabat di Puskesmas ini, tetapi pihak Puskesmas akan mengikuti semua proses yang berjalan, kami tidak akan menghindar” ujar dr.Hj. Maya Sari Kepala Puskesmas Simpang Parit di Ruang Kerjanya.

Pjs. kadinkes merangin (Kiri) H. Abdaie, SKM, MKM.

Abdaie, SKM, MKM. PJS Kadis Dinkes Merangin ketika di temui di ruang kerjanya (23/10) pukul 11:37 Wib mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti persoalan sengketa tanah puskesmas desa pasar simpang parit.

“Kami Pihak Dinkes akan menindaklanjuti menyangkut laporan Masyarakat tersebut, jika memang benar tanah tersebut hak milik Ibu Munawarah akan kita ganti rugi, Kami tidak akan mengambil hak dari Masyarakat, kita akan atur pertemuan antara Pihak Dinkes, Puskesmas, Pihak Desa dan Ibu Munawarah dalam waktu dekat ini”. Jelas kadis dinkes merangin.

Kepala desa pasar simpang parit marbawi, melalui sekdes marzan rabu (30/10) pukul 18:02 Wib Via Hp selulernya 085266406XXX mengatakan bahwa pertemuan yang akan digelar minta agar dijadwalkan oleh pihak dinas kesehatan.

“kami minta pertemuan yang akan di gelar untuk menyelesaikan sengketa tanah puskesmas agar dapat di jadwalkan oleh pihak dinkes, karna kita tidak tahu kapan ada waktu kadinkes untuk menghadiri kegiatan tersebut” sampai sekdes.

Besar harapan Ibu Munawarah sekeluarga akan mendapat hak miliknya, dan di pertanggung jawabkan oleh Pihak Dinkes Kabupaten Merangin, sebagaimana janji pihak Dinkes dan Puskesmas Simpang Parit bisa Menepati untuk menyelesaikan perkara tersebut. Penulis: Erz/Repi Editor : Dony.Y

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed