oleh

LSM GP2AM : Minta Pihak BWSS IV Putus Kotrakkan dan Black List PT. INZZATI NUR IKWAN

WARTAPOSGROUP│ KERINCI –Kegiatan BWSS Wil VI di nilai sarat dengan kongkalingkong khususnya pekerjaan dikerjakan oleh H. Iwan dari tahun 2017-2018 2019 saat ini kiat dugaan dengan sarat penyimpangan 17/10/2019.

Hal itu diungkapkan oleh direktur eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GP2AM kamis (17/10) bahwa pekerjaan H. Iwan tiga tahun belakangan ini di nilai sarat dengan penyimpangan, hal ini harus di pertanggungjawabkan oleh BWSS VI.

“ Kuat dugaan pekerjaan H. Iwan atau notabonenya baik itu atas nama direktur perusahaan lain, yang di ketahui tiga tahun belakanagnan ini pekerjaan BWSS VI di kabupaten kerinci dikerjakan atas nama H. Iwan ini, dinilai kuat dengan syarat KKN dan kongkalingkong dengan pihak pejabat BWSS VI, Bila berani pihak BWSS VI kita tantang turun lapangan kita cek pekerjaan H. Iwan Tahun 2017-2018 dan 2019 saat ini dibawah bendera PT. Inzzati Nur Ikwan” Jelasnya Tegas.

Ia juga menyebutkan bahwa keterlibatan pihak pejabat BWSS VI sangat kuat dalam memuluskan operandi, oknum dalam melaksanakan dugaan niat jahat untuk Mark Up Volume pekerjaan, seperti pada tahun 2017 diketahui di beberapati titik pekerjaan tidak di gunakan kawat bronjong dan pemasangan bronjong di manipulasi satu kernagan di potong dua lalu dianyam kemabali seolah olah keranjang bronjongnya, sesuai dengan petunjuk teknis dan begitupula pada tahun 2018-2019 pekerjaan DI Batang Sangkir disinyalir dikerjakan asal asalan dan diduga kuat terjadinya sarat KKN mark Up Volume pekerjaan” tegasnya lagi.

Direktur eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GP2AM juga meminta pihak BWSS VI agar segera memutus kontrakkan dan memblack list kan PT. Inzzati Nur Ikwan bilamana benar antar pelaksana dengan pihak pejabat BWSS VI tidak ada konspirasi jahat terencana?. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed