oleh

Musyawarah Desak Kades Mundur, Zalfinur Ngotot Ngaku Tak Bersalah.!?

-Kerinci-209 views

KERINCI – Jambi│ Pasca penyegelan kantor Desa Jernih Jaya Kecamatan Gunung Tujuh Jum’at, 29/5/2020. hingga berlanjut pada malam hari dengan musyawarah yang di hadiri tokoh masyarakat.

Kapolsek Kayu Aro beserta jajaran, Kabag Ops, Kasat Sabhara Polres Kerinci dan Babinsa Jernih Jaya musyawarah diadakan di ruangan Masjid Nurul Fallah.

Keseriusan masyarakat Desa Jernih Jaya yang ingin melengserkan Zalfinur (Kades Jernih Jaya/red) ini berbuntut dari kisruh BLT dan DD dinilai tidak tepat sasaran.

Diungkapkan bambang salah satu warga setempat jum’at (29/05) bahwa persoalan penyegelan kantor desa berawal dari adanya warga yang seharusnya menerima atau mendapatkan bansos, malah tidak didata oleh oknum.

“Persoalan itu disinyalir dipicu dengan ada warga yang seharusnya diprioritaskan mendapat bantuan sosial, itu karena memang membutuhkan, justru tidak di data, malah yang mendapat BLT kebanyakan orang-orang dekat kades saja” ungkap Bambang.

Musyawarah yang dipimpin oleh ketua BPD Desa Jernih Jaya atas nama Kadorman ini berlangsung alot karena Zalfinur bersekukuh tidak ingin mundur dari jabatannya, dan membantah semua tuduhan masyarakat terhadapnya.

Menurut data yang dihimpun oleh awak media wartapos dari berbagai sumber, Kades yang sudah memimpin selama 2 periode ini dinilai tidak mengedepankan rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat terutama terkait BLT DD yang akhir – akhir ini menjadi puncak kekesalan warga.

Dan sampai berita ini kami publikasikan, Zalfinur Kepala Desa Jernih Jaya belum dapat dikonfirmasikan terkait rangkaian peristiwa yang terjadi pada hari Jum’at (29/05) di Desa Jernih Jaya Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci tersebut.(Dopi).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed