oleh

Persyaratan Pencalanon Kades dan BPD Tak Ubah Seperti Lelang Proyek?

Kerinci-Sungai (JAMBI) -Pasca pencalonan kades dan BPD di kabupaten kerinci dan kota sungai penuh. Masyarakat bacalon Kades dan BPD di perkirakan rata rata menghabiskan biaya ADM berkisar antara rp.500.000.- s/d rp. 1.000.000.- dalam pengurusan persyaratan 05/09/2019.

Salah satu peserta bacalon BPD kota sungai penuh Ep jum’at (06/09) mengatakan bahwa ia telah mengeluarkan biaya untuk pencalonan BPD lebih kurang rp.600.000.- untuk persyaratan.

“Belum tentu lolos persyaratan biaya sudah rp.600.000.- kita kalah sebelum bertanding, kita juga tidak tau pungutan biaya Adminsitrasi pengurusan surat menyurat ini asa aturannya atau tidak” Ungkapnya.

Lanjut Ep, biaya penerbitan SKCK rp.40.000.- pengurusan surat tidak di cabut hak pilih rp.40.000.- legalisir surat tidak pernah di hukum rp.40.000.- legalisir rp. 20.000.- cek kesehatan dan narkoba rp. 360.000.- jumlah total rp.500.000.- belum termasuk biaya operasional hilir mudik, hal ini sudah seperti lelang proyek, biaya penawaran sudah keluar menang belum tentu”tambah Ep lagi.

Dalam permasalahan pungutan persyaratan bacalon kades dan BPD lebih kurang 1000 orang dari 5 orang calon perdesa dikalikan miniman 200 desa yang ikut pemilihan kades dan BPD dengan rata rata biaya pungutan rp.600.000.- sama dengan lebih kurang rp. 600.000.000.- ini  belum dapat di kompirmasikan kepada pihak terkait sehubungan aturan yang mengatur pungutan biaya administrasi tersebut. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed