oleh

Proses dan Tangkap Pelaksana, PPK dan PPTK Tembok Penahan Sungai Mukai Kerinci

Kerinci –Robohnya tembok penahan sungai mukai kecamatan siulak mukai kabupaten kerinci, pekerjaan bidang sumberdaya air (SDA) PUPR kabupaten kerinci. Dengan nilai kabarnya rp. 1.2 Miliar dikerjakan perusahaan CV. Air Sedap atau Atau Bandar Sedap, direkturnya Jon Meher nota bonenya PNS, dan dibalik itu proyek itu kabarnya di pemain belakangnya Neil Edwin 25/03/2020.

Sebelumya sudah diberikatakan media ini, tentang dugaan kecuangan dan itikad tidak baik oknum kontraktor, PPK dan PPTK dalam pelaksanaan proyek tembok penahan sungai mukai kecamatan siulak mukai seperti dibawah ini :

 

Namun pihak SDA dinas PUPR kabupaten kerinci tidak perduli akan pemberitahuan media ini melalui pemberitaan seperti diatas, malah diduga oknum SDA dinas PUPR kabupaten kerinci  bekerjasama dalam melindunggi dugaan bobroknya pelaksanaan proyek tembok penahan sungai mukai itu.

Hal itu awak media juga sudah melakukan pemberitahuan kepada pihak kejaksaan sungai penuh melalui kasi Intel kejaksaan sungai penuh sudarmono, yang katanya akan melakukan pemeriksaan proyek tersebut.

Saat ini proyek tembok penahan sungai mukai roboh, jelas hal ini sudah merugikan masyarakat dan negara, baik segi keuangan negara maupun masyarakat yang sawahnya terkena imbas luapan air tembok penahan yang roboh.

Diminta pihak kejaksaan serius melakukan proses penyidikan, proyek tembok penahan sungai mukai senilai rp. 1.2 miliar itu, yang sebelumnya sudah beberapa kali diberitakan atas dugaan penyimpangan dan kongkalingkong oknum pelaksana dan pihak oknu SDA PUPR kabupaten kerinci. Dalam pelaksanaan proyek tembok penahan sungai mukai tahun anggaran 2019 itu.

Periksa dan tangkap pelaksana, PPK dan PPTK proyek tembok penahan sungai mukai kecamatan siulak mukai kabupaten kerinci, bilaman terbukti atas dugaan melakukan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan pembangunan tembok penahan sungai mukai senilai rp. 1.2 miliar. ada laporan dari warga matrial pembangunan tembok penahan sungai mukai itu sebagian dari matrial setempat. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed